Searching...
Sabtu, 19 Mei 2012

Landasi Dengan Rasa Tanggung Jawab & Peduli


Tema : Manusia dan Tanggung Jawab

Landasi Dengan Rasa Tanggung Jawab & Peduli
 
 
Berbicara mengenai manusia dan tangggung jawab, tentunya kita semua tahu bahwa manusia hidup di alam semesta ini tidak bisa lepas dari suatu hal yang biasa kita sebut tanggung jawab. Lalu apa itu tanggung jawab? Tanggung jawab merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.

Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar, Bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti ia telah bertanggung jawab  atas bannya. Sudah tentu bagaimana kegiatan belajar si mahasiswa, itulah kadar pertanggung jawabannya, Bila pada ujian ia mendapat nilai A, B atau C itulah kadar pertanggung jawabannya.

Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keselarasan, antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan.

Mungkin saya rasa penjelasan di atas sudah cukup mewakili ulasan-ulasan mengenai tanggung jawab. Alangkah baiknya kita langsung masuk contoh kasus sehubungan dengan manusia dan tanggung jawab yakni masalah pertanggung-jawaban manusia terhadap bumi atau lingkungan yang mereka tinggali.

Revolusi Industri yang berlangsung sejak abad ke-18, memang membawa kemajuan dunia yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Bahkan sekarang di era teknologi informasi percepatan semakin berlipat kali. Namun akibatnya, jumlah CO2 yang dihasilkan dari kegiatan manusia pada 2008 saja sudah mencapai 8 miliar ton per tahun. Padahal CO2 yang bisa diserap oleh hutan dan lautan hanya sekitar 3 miliar ton per tahun. Kelebihan 5 miliar ton CO2 setiap tahun itulah yang membuat perubahan iklim sangat ekstrem sekarang ini.

Tidak hanya itu, upaya kita untuk mendorong peningkatan produksi pertanian bagi pemenuhan kebutuhan manusia di dunia, membuat degradasi tanah subur (topsoil) mencapai lebih dari satu miliar hektar. Kerusakan itu sama dengan gabungan luas daratan India dan China.

Eksploitasi berlebihan di lautan membuat ikan-ikan terlalu banyak ditangkap, sehingga banyak spesies yang punah. Rusaknya kualitas sungai dan danau membuat seperlima penduduk Bumi sekarang ini tidak lagi mendapatkan akses air bersih.
Atas kesadaran Bumi yang semakin rusak, seluruh negara di dunia mencanangkan kampanye untuk memenuhi tantangan 80:20. Seluruh negara di dunia mempunyai tanggung jawab untuk menurunkan emisi CO2 sebanyak 80 persen dalam 20 tahun ke depan.

Agar kita mampu menjawab tantangan itu, maka yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran bersama. Kita tidak bisa hanya sekadar saling menyalahkan, tetapi harus mampu membukakan mata semua orang akan peran yang harus dijalankan untuk bisa menyelamatkan Bumi.

Hanya saja kita harus realistis bahwa tidaklah mungkin kita mampu membangun kesadaran apabila pengetahuan masyarakat masih rendah. Mustahil kita mengharapkan semua orang mau peduli terhadap lingkungan, apabila hidup mereka serba kekurangan dan tidak memiliki pekerjaan yang layak.

Untuk itulah maka pendidikan sangat penting untuk dilakukan. Kita harus mampu membangun masyarakat berilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuanlah maka kita akan mampu membangun kehidupan yang lebih berkualitas. Hanya masyarakat berilmu pengetahuan yang bisa melihat kehidupan dengan horizon jauh ke depan. Tidak hanya sekadar berpikir hidup untuk masa sekarang dan kemudian tidak peduli terhadap nasib anak-cucu kita ke depan.

Tentu peran pemerintah sebagai penentu kebijakan sangat penting. Pemerintah bukan hanya bertanggung jawab untuk mencerdaskan bangsanya, tetapi mengarahkan masyarakat bagaimana menjalani kehidupan tanpa harus merusak lingkungan dan menghancurkan Bumi tempat kita hidup.

Menjaga kelestarian hutan merupakan tugas yang sangat penting. Namun hutan juga harus bisa memberikan manfaat bagi manusia yang hidup di sekitarnya. Hutan harus dikembangkan untuk juga membangun kehidupan bagi masyarakat sekitar, tanpa harus merusaknya.

Pada akhirnya yang harus diupayakan adalah bagaimana menciptakan keseimbangan. Keberhasilan kita untuk merawat Bumi tidak bisa dilakukan dengan mengancam atau melarang. Yang jauh lebih penting dilakukan adalah bagaimana membuat kita mampu hidup berdampingan dengan lingkungan yang asri dan Bumi yang sehat.

Memang benar, upaya nyata atau praktik dari ulasan-ulasan di atas terkesan cukup sulit untuk dilakukan dengan kondisi alam kita yang sudah mengalami kerusakan hingga sejauh ini. Namun apakah kita mau, jika alam yang kita tinggali ini nantinya tidak mampu lagi atau berhenti memberikan kehidupan kepada kita semua. Oleh karena itu, dengan dilandasi rasa tanggung jawab yang besar, kita mulai dari sekarang untuk melakukan hal-hal yang dapat memulihkan dan meyehatkan kembali lingkungan kita. Saya pribadi percaya, walau dimulai dari hal sekecil apapun, pada saatnya nanti akan dapat kita capai hal-hal besar yang kini kita anggap sebagai sesuatu yang sangat sulit untuk dicapai. Dan pada akhirnya tanggung jawab serta rasa pedulilah yang amat kita butuhkan saat ini untuk melakukan itu semua. “Believe it.” 

 
Salam Hijau....
_______________________________________________________________________

DAFTAR PUSTAKA
_______________________________________________________________________
 
"Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan uraian-uraian yang terdapat pada artikel ini. Saya berharap artikel ini dapat memberi manfaat bagi semua yang bersedia membacanya maupun diri saya pribadi sebagai sebuah pengetahuan baru dan juga sebagai pemenuhan tugas kuliah softskill - Ilmu Budaya Dasar. Terima Kasih."
 _______________________________________________________________________

0 komentar:

Posting Komentar

Don't forget to comment... ^ _ ^

ads
ads
 
Back to top!