Searching...
Kamis, 03 November 2011

PEMUDA DAN SOSIALISASI


TEORI SINGKAT.

  • Pemuda
Merupakan sekelompok individu yang sudah berusia produktif dan karakternya sudah spesifik dan cara pemikirannya pun sudah matang.
  • Sosialisasi
Merupakan sikap sekelompok manusia yang saling berinteraksi atau saling berkomunikasi dalam suatu lingkungan untuk dapat saling membantu dalam berbagai hal.

Internalisasi belajar dan sosialisasi yaitu dimana ketiga katanya atau istilah internalisasi, belajar, dan spesialisasi pada dasarnya memiliki pengertian yang hampir sama. Dimana Proses berlangsungnya sama yaitu melalui interaksi sosial. Istilah internalisasi lebih ditekankan pada norma-norma individu yang menginternalisasikan norma-norma tersebut, atau proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusional saja, akan tetapi norma tersebut mendarah daging dalam jiwa anggota masyarakat. Istilah belajar ditekankan pada perubahan tingkah laku, yang semula tidak dimiliki sekarang telah dimiliki oleh seorang individu, atau perubahan sikap dari tidak tahu menjadi tahu, dimana belajar dapat berlangsung di lingkungan maupun di lembaga pendidikan.
Istilah spesialisasi ditekankan pada kekhususan yang telah dimiliki atau diukur oleh seorang individu, kekhususan timbul melalui proses yang agak panjang dan lama.
Proses sosialisasi adalah suatu proses yang menentukan kemampuan diri pemuda untuk menyelaraskan diri di lingkungan kemasyarakatan. Maka dari itu pemuda harus mampu mengendalikan dirinya dalam segala hal dan juga tetap mempunyai motivasi yang tinggi dalam menentukan perbuatan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pemuda dan identitas
Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda adalah agar semua pihak yang ikut serta dalam penanganannya benar-benar menggunakan sebagai pedoman supaya pelaksanaanya dapat terarah serta mencapai tujuan yang dimaksud.

Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda disusun berdasarkan:

1. Landasan idiil: pancasila
2. Landasan konstitusional: uud 1945
3. Landasan strategis: garis-garis besar haluan Negara
4. Landasan historis: sumpah pemuda tahun 1928 dan proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945
5. Landasan normative: etika yang hidup dalam masyarakat.

Dua pengertian pokok pembinaan dan pengembangan generasi muda adalah :

a. Generasi muda sebagai objek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki kemampuan menyelesaikan masalah yang dihadapi bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
b. Generasi muda sebagai objek pembinaan dan pengembangan adalah mereka masih memerlukan pembinaan ke tingkat optimal dan belum bersikap mandiri secara fungsional.

  • Masalah-masalah generasi muda:
- Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme.
- Belum seimbangnya generasi pemuda dengan jumlah fasilitas pendidikan.
- Pergaulan bebas. 

  • Potensi- potensi generasi muda:
- Idealisme dan daya kritis.
- Dinamika dan kreatifitas.
- Keberanian mengambil resiko

  • Tujuan pokok sosialisasi:
- Individu harus berkomunikasi secara efektif
- Bertingkah laku selaras dengan norma
- Individu harus diberi ilmu pengetahuan untuk kehidupan kelak dimasyarakat.

Perguruan dan pendidikan
Pendidikan adalah dimana sesuatu hal yang kita pelajari sejak masih kecil hingga sekarang sedangkan perguruan tinggi adalah pendidikan formal yang tingkatnya paling atas dan sudah sangat mengerti akan banyak hal.
  • Potensi generasi muda:
- Mengadakan proyek bersama yang melibatkan pemuda
- Lomba karya ilmiah
- Mengikuti pertukaran pelajar antar luar negeri

  • Alasan untuk berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi:
- Karena sebagai pemuda harus mampu memiliki pengetahuan yang luas
tentang masyarakatnya.
- Pemuda dari berbagai etnis dan suku bangsa akan menyatu dalam bentuk akulturasi budaya. 

sumber :
http://www.scribd.com/doc/39823196/Pemuda-Dan-Sosialisasi
http://journal.mercubuana.ac.id/data/


OPINI.
        Saat ini mayoritas pemuda lebih banyak melakukan peranan sebagai kelompok politik dan sedikit sekali yang melakukan peranan sebagai suatu kelompok sosial, sehingga kemandirian pemuda saat ini sangat sulit berkembang dalam mengisi pembangunan ini.Peranan pemuda dalam sosialisi bermasyrakat menurun begitu dratis, dulu bisanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti siskamling, kerja bakti, acara-acara keagamaan dan adat istiadat biasanya yang berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut adalah pemuda-pemuda sekitar. Pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan yang bisa dibilang "kurang bermanfaat", selalu bermain-main dan bahkan ketua RT/RW nya saja dia tidak tahu. Kini pemuda pemudi kita lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata. Lebih suka chating, lebih suka aktif di mailing list, lebih suka di forum ketimbang duduk mufakat untuk kemajuan RT, RW, Kecamatan, Provinsi bahkan di tingkat lebih tinggi adalah Negara yang menjadi tempat tinggalnya.

        Sebagai Pemuda kita dituntut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat dan sosialisasi dengan warga sekitar. Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan negara. Aksi reformasi disemua bidang adalah agenda pemuda kearah masyarakat madani. Reformasi tidak mungkin dilakukan oleh orang tua dan anak-anak, ataupun segelintir pemuda. Dengan penuh harapan semoga pemuda-pemudi dan generasi penerus bangsa dapat menjelma menjadi sosok pejuang-pejuang terdahulu yang memiliki tekad memajukan seta mensejahterakan bangsa dan negaranya. KITA BISA !

0 komentar:

Poskan Komentar

Don't forget to comment... ^ _ ^

 
Back to top!